PERSONALIA

  1. PENGERTIAN MANAJEMEN PERSONALIA

Manajemen personalia atau disebut juga manajemen sumber daya manusia  merupakan fungsi bagian dari manajemen yang berkaitan dengan manusia khususnya bagaimana menjalin kerjasama dalam mengembangkan dan menumbuhkan berbagai kebijaksanaan dalam mempengaruhi orang-orang yang membentuk organisasi maupun dalam membantu para pimpinan sebagai manajer untuk mengelola sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan.

Definisi manajemen personalia menurut Flippo adalah sebagai berikut:

Manajemen personalia adalah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan dari pengadaan, pengembangan, pemberian balas jasa, pengintergrasian, pemeliharaan dan pemutusan hubungan kerja karyawan dengan maksud mencapai tujuan individu karyawan, perusahaan, organisasi atau masyarakat.

1.1. Fungsi manajerial personalia terdiri dari:

  1. Perencanaan
  2. Pengorganisasian
  3. Pengarahan
  4. Pengawasan

1.2. Fungsi Operasional dari manajemen personalia terdiri dari:

  1. Fungsi pengadaan
  2. Fungsi pengembangan
  3. Fungsi kompensasi
  4. Fungsi integrasi
  5. Fungsi pemeliharaan

1.3. Peranan manajemen personalia adalah berupaya untuk mengintegrasikan tujuan perseorangan, perusahaan maupun masyarakat.

  1. HUBUNGAN PERBURUHAN (HUBUNGAN INDUSTRIAL)

2.1. PENGERTIAN

Hubungan perburuhan timbul karena adanya buruh yang memerlukan pekerjaan manajemen yang membutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan.

Pada dasarnya ada 4 unsur yang terdapat dalam hubungan perburuhan yaitu:

  1. Buruh
  2. Majikan/Pengusaha/manajemen
  3. Organisasi perburuhan
  4. Organisasin perusahaan

2.2. Hubungan Industrial Pancasila

Merupakan suatu hubungan yang membentuk antara karyawan, pemerintah, pengusaha dalam hubungannya dengan kegiatan operasional perusahan dalam menghasilkan barang atau jasa yang didasarkan oleh sila-sila pancasila dan UUD 1945 sesuai dengan kepribadian dan kebudayaan timur khususnya bangsa Indonesia.

Dalam pelaksanaannya hubungan Industrial pancasila mempunyai dua asas yang sangat penting yaitu:

  1. Asas kekeluargaan dan gotong royong
  2. Asas musyawarah untuk mencapai mufakat

v  Perjanjian kerja sama

Ada tiga bentuk perjanjian kerja sama:

  1. Closed shop agreement : perusahaan hanya mempekerjakan anggota serikat buruh saja.
  2. Umum shop agreement
  3. Open shop agreement

v  Bagaimana kalau ada konflik terjadi?

Konflik terjadi antara pekerja dengan perusahan bisa digolongkan menjadi 3 bagian:

  1. Konflik yang bisa diatasi dengan melakukan kontak langsung
  2. Konflik yang hanya dapat teratasi dengan mendatangkan pihak ketiga (perantara),caranya sebagai berikut: konsolidasi, mediasi, arbitrasi.
  3. Konflik macet untuk menyelesaikannya dapat diatasi dengan memakai lembaga: Bipartite, lembaga Tripartite.

v  Pencegahan timbulnya konflik

Untuk mencegah timbulnya konflik dapat dilakukan melalui cara-cara sebagai berikut:

  1. Membentuk lembaga konsultasi karyawan
  2. Melakukan survey
  3. Membentuk lembaga bimbingan dan penyuluhan
  4. Partisipasi dalam decesion making
  • KESIMPULAN:

Personalia adalah Fungsi dari manajemen yang berkaitan dengan sumber daya manusia yang dimiliki perusahaan.

  • DAFTAR PUSTAKA:

Widyatmini, Pengantar Bisnis, Edisi Pertama, Gunadarma Jakarta, 1994.

 

 

 

 

 

 

 

 

By riyantobbs

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s